Subscribe to Wordpress Themes Demo
Sejarah Palang Merah


Florence Nightingale
Lahir di Arnostad – Inggris 12 Mei 1820. Dia mendapatkan julukan “the lady with lamp” (putri yang membawa lampu) karena pada saat merawat orang sakit d scutari, dia menyempatkan berjalan berkeliling rumah sakit untuk menjenguk dan menghibur orang – orang sakit di malam hari. Atas anjuran Mr.sydney Herbert, rakyat inggris mengumpulkan uang sebanyak 45.000 poundsterling untuk mendirikan sekolah sekolah yang di cita-citakan oleh Florence yang disebut “Nightingale Found”.
Tahun 1883 dia mendapatkan penghargaan “The Royal Red Cross” dan pada tahun 1907 mendapat “Order of Merf ”. Dia meninggal pada tanggal 3 Agustus 1910 di Inggris.







Jean Henry Dunant

Lahir pada tanggal 8 Mei 1828 di Swiss. Ayahnya bernama Jean Jacqoes Dunant, dan ibunya Antonitte Colladon. Dia punya semboyan “Menyelenggarakan Usaha dan Meringankan Penderitaan Manusia”
Tahun 1857 dia menerbitkan buku yang menentang perbudakan dan penjualan budak di Afrika. Tanggal 24 Juni 1859 ia pergi ke Italy menuju Solferino menolong orang luka dan tewas.
Tahun 1862 menulis buku berjudul “Unsouvenir De Solferino” (kenang – kenangan dari solferino). Tahun 1899 mendapat nobel penghargaan dan perdamaian. Tanggal 30 Oktober 1910 dia meninggal di Appen Zaller, Heeden (82 tahun).



Sejarah Palang Merah Internasional

Bermula dari karangan Jean Henry Dunant yang berjudul Unsovenir De Solferino yang mengusulkan pembentukan tenaga sukarela yang bernaung di bawah suatu lembaga di dukung oleh masyarakat Swiss, diantaranya adalah Dr. Appia, Jean Dufour, Dr.Muhnoir, G.Moynier, Jean Henry Dunant membentuk komite lima yang diketuai oleh G.Moynier yang bertujuan menyebarluaskan dan melaksanakannya.
Pada tahun 1863 di bentuk Komite Internasional Palang Merah (KIMP) yang merupakan pengembangan dari komite lima. Berkedudukan di Jenewa Swiss. Latar Belakang dipakainya lambang palang merah adalah bendera swiss di balik warna karena :
1. Menghormati pemerintahan Swiss
2. Pelopor berdinya Palang Merah adalah warga Negara Swiss
3. Agar Palang Merah benar-benar netral. Karena Swiss Negara netral

Pada tahun 1864 di adakan konvensi Jenewa pertama pada tahun 1889 di adakan konvensi Jenewa ke-2. Pada tahun 1929 diadakan konvensi Jenewa ke-3, pada tahun 1949 diadakan konvensi Jenewa ke-4.


Rangkuman Sejarah Palang Merah

Tanggal Keterangan
Tahun 1857 Henry dunant menulis buku tentang pembudakan di Afrika
24 Juni 1859 Henry dunant pergi ke solferino
Tahun 1862 Henry Dunant menulis buku tentang “Unsouvenir De Solferino”
Tahun 1863 Komite Lima
Tahun 1864 Konvensi Jenewa pertama
Tahun 1867 Konferensi Internasional pertama
Tahun 1889 Konvensi Jenewa ke-2
Tahun 1919 Liga Perhimpunan Palang Merah Internasional
Tahun 1929 Konvensi Jenewa ke-3
Tahun 1949 Konvensi Jenewa ke-4
Tahun 1965 Tujuh prinsip Palang Merah
Tahun 1977 Protokol – protokol tambahan konvensi Jenewa


Sejarah Palang Merah Indonesia

Sebenarnya PMI sudah berdiri sejak tanggal 21 Oktober 1873 yang didirikan oleh pemerintahan Belanda dengan nama Nedrlanch Roode Kuis Afdeling Indonesia (NIRKAI). Kemudian tahun 1938 Dr.RCI Senduk dan Dr. Bahder Djohan ingin mendirikan PMI tetapi ditolak oleh pemerintah Belanda.
Tanggal 3 September 1945 presiden Soekarno mengeluarkan perintah untuk membentuk suatu perhimpunan PMI. Pada tanggal 5 September 1945 Dr.Boentaran Martoadmodjo melaksanakan perintah presiden dengan membentuk panitia lima.
Pada tanggal 17 September 1945 mendarat tentara sekutu di Jakarta, pada hari itu juga diadakan pelantikan pengurus besar PMI yang pertama oleh Moh. Hatta yang kemudian menjadi ketua besar PMI. Tahun 1950 PMI disahkan sebagai badan hokum dengan keputusan presiden No.25. Tanggal 15 Juni 1950, PMI diakui pleh KIPM. Tanggal 16 Oktober 1950 PMI diterima menjadi anggota Liga.

HPI (Hukum Perikemanusiaan Internasional) adalah hukum internasional yang memberikan perlindungan terhadap anggota angkatan perang yang luka, sakit, dan tidak dapat berperang lagi, tawanan perang serta penduduk sipil yang ikut perang.



Palang Merah Remaja

Di Indonesia PMR (Junior Red Cross) dibentuk oleh PMI Jakarta pada tanggal 1 Maret 1950 yang dipimpin oleh Nn. Siti Desimah. PMR Indonesia dulu bernama PMP (Palang Mera Pemuda).

• Tugas Utama PMR (Tri Bhakti PMR)
o Berbhakti kepada masyarakat
o Mempertinggi Mutu ketrampilan dan memelihara kebersihan dan kesehatan.
o Mempererat persaudaraan Nasional maupun Internasional
Rangkuman Sejarah Palang Merah Indonesia

Tanggal Keterangan
21 Oktober 1873 Nederlandaeh Inndische Roode Kuis Afdeling Indonesia (NIRKAI)
Tahun 1938 Dr. RCL Senduk dan Dr. Bahder Djohan rencana mendirikan Palang Merah
3 September 1945 Ir.Soekarno memerintahkan mendirikan PMI
5 September 1945 Dibentuk Panitia lima
17 September 1945 Berdirinya PMI
16 Desember 1945 Markas PMI di pindah ke Jogja
16 Januari 1950 PMI berdiri dengan keputusan presiden No.25
15 Juni 1950 PMI diakui oleh ICRC/KIPM dengan surat keputusan No 392
16 Oktober 1950 PMI menjadi anggota Liga ke 68
20 Mei 1950 NIRKAI menyerahkan RS Kedung Halang ke PMI sekarang RSU PMI Bogor

0 komentar:

Poskan Komentar